Daur Air : Pengertian, Proses, Macam-Macam dan Siklusnya

Posted on

Daur Air : Pengertian, Proses, Macam-Macam dan Siklusnya – Pada kesempatan ini, kita akan membahas secara rinci dengan topik ilmu pengetahuan alam tentang siklus air.

Kami akan membahas secara rinci berdasarkan tahapan, proses terjadinya dan juga gambar yang jelas dari siklus air yang mudah dimengerti. Silakan merujuk ke penjelasan di bawah ini untuk perincian lebih lanjut:

Pengertian Daur Air

Daur Air adalah hasil dari siklus berkelanjutan yang tidak pernah memecah tanah sampai berubah menjadi awan. Jadi hujan saat bumi masih ada.

Proses mengubah air dari air kotor menjadi air bersih diperlukan untuk kehidupan sehari-hari. Keuntungan dari siklus air adalah untuk mengatur suhu di lingkungan, untuk menyeimbangkan bumi, untuk mengatur cuaca dan juga untuk menghasilkan hujan.

Proses Daur Air

Fase siklus air dimulai dengan 7 fase siklus air, termasuk penguapan, transpirasi, sublimasi, kondensasi, sedimentasi, drainase, dan infiltrasi.

Proses terjadinya daur air, dikarenakan :

  1. Evaporasi
    Proses ini adalah proses pertama dari siklus air, yaitu penguapan air, yang terjadi di hadapan energi panas dari matahari. Air berubah menjadi uap air dan kemudian mencapai atmosfer.
  2. Transpirasi
    Proses Transpirasi terjadi dari air, yang diambil oleh akar tanaman dan diarahkan ke daun untuk fotosintesis. Hasilnya kemudian dikeluarkan dari tanaman melalui stomata.
  3. Sublimasi
    Pada proses sublimasi adalah perubahan dalam uap air dari es yang mencair di Kutub Utara yang berperan dalam pembentukan air di udara.
  4. Kondensasi
    Proses kondensasi adalah konversi uap air menjadi partikel es yang sangat kecil yang terbentuk di atmosfer pada suhu yang sangat rendah.
  5. Pengendapan
    Pada proses Pengendapan adalah tetesan air dari awan yang mengandung uap air karena suhu yang sangat rendah karena perubahan suhu.
  6. Limpasan
    Limpasan adalah transfer air yang mengalir di atas permukaan bumi di hidrosfer melalui sungai ke laut.
  7. Infiltrasi
    Proses infiltrasi adalah proses air yang diserap dan merembes ke tanah.

Siklus air dilanjutkan melalui 7 siklus air berkelanjutan. Jika tidak ada siklus air, keseimbangan organisme hidup tidak tercapai dengan sempurna.

Macam-Macam Daur Hidrologi

Siklus air sering disebut sebagai siklus hidrologi, yang dibagi menjadi tiga jenis:

1. Daur Hidrologi Pendek

Proses ini terjadi di lautan yang mengembun, menyebabkan jumlah air di awan turun sebagai hujan.

2. Daur Hidrologi Sedang

Proses ini terjadi di udara, yang berasal dari air yang menguap ke atas dalam bentuk awan. Kemudian hujan turun dan merembes melalui sungai ke laut.

3. Daur Hidrologi Panjang

Proses ini terjadi dari sumber air di Bumi yang menguap dan menumpuk di awan. Awan bergerak dengan angin. Tetesan air jatuh hujan karena awan terhalang oleh gunung.

Ada berbagai aktivitas manusia yang sangat mempengaruhi siklus air:

1. Penebangan hutan

Dengan penggundulan hutan yang berat, hutan menjadi gundul, sehingga proses penyerapan air tidak dapat terjadi. Menyebabkan banjir karena tidak ada hambatan.

2. Pencemaran lingkungan

Dengan adanya polusi di laut, sangat mempengaruhi siklus air. Karena menghambat penguapan air untuk membentuk awan, hujan berkurang

3. Polusi udara

Di hadapan gas beracun dari bahan bakar kendaraan, ia bercampur dengan uap air di atmosfer dan menjadi asam. Air hujan asam merusak tanaman, hewan, dan manusia.

Demikian pembahasan materi tentang Daur Air : Pengertian, Proses, Macam-Macam dan Siklusnya. Semoga dapat menambah wawasan bagi kita semua.

Baca Juga :