Gangguan Pencernaan Pada Sistem Pencernaan Manusia

Posted on

Gangguan Pencernaan Pada Sistem Pencernaan Manusia – Sahabat-sahabat semua, sebelumnya edmodo.co.id sudah membahas tentang Proses Pencernaan Pada Sistem Pencernaan Manusia, adapun artikel terakhir dari materi sistem pencernaan adalah gangguan pencernaan. Gangguan dapat dialami siapa saja. Gangguan pencernaan dapat berupa penyakit dan kelainan pada sistem pencernaan. Ada banyak sekali gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan kita. Untuk lebih jelasnya, ayo kita pelajari bersama-sama.

gangguan-pencernaan

Gangguan Sistem Pencernaan

Berikut ini beberapa contoh gangguan pada system pencernaan manusia.

  1. Gastritis, yaitu radang yang akut dan kronis pada lapisan mukosa dinding lambung.
  2. Hepatitis, yaitu radang pada hati akibat infeksi virus.
  3. Diare, yaitu iritasi pada selaput dinding kolon akibat adanya bakteri disentri, diet yang tidak sehat, zat-zat beracun, dan stress.
  4. Sembelit (konstipasi), yaitu gangguan yang disebabkan usus besar menyerap air secara berlebihan dari feses sehingga feses sulit keluar.
  5. Apendiksitis, yaitu peradangan dan pembengkakan usus buntu.
  6. Hemoroid (wasir), yaitu pembengkakan vena di daerah anus.
  7. Parotitis, yaitu radang parotis (gondongan) akibat infeksi virus Rabula inflans.
  8. Penyakit bawaan, yaitu kelainan bentuk ataupun penyakit saluran pencernaan yang diwariskan dari orang tua.
  9. Kanker lambung, yaitu gangguan yang disebabkan makanan yang masuk terlalu banyak. Kanker tersebut lebih sering menyerang orang yang berusia lanjut dan ditandai dengan adanya darah pada tinja.
  10. Gangguan system pencernaan akibat gangguan emosional. Misalnya, mulut menjadi kering, ludah mengental, dan nafsu makan menghilang karena takut.
  11. Penyakit gigi, seperti karies (gigi keropos), periodental, infeksi Vincent, dan sariawan. Periodental adalah penyakit yang menyerang gusi dan tulang penyangga gusi. Infeksi Vincent adalah jenis penyakit periodental yang menyerang mulut dan tenggorokan.

Untuk mengatasi berbagai macam kelainan dan gangguan system pencernaan, manusia telah mengembangkan berbagai jenis obat dan alat. Misalnya, Teknik endoskopi untuk pengamatan gangguan pencernaan dan Teknik pembuatan gigi palsu menggunakan teropong endoskop. Perkembangan baru pada kedokteran gigi, antara lain pengembangan bahan tambal plastik dan penerapan teknik radioaktif.

Malnutrisi dan Defisiensi Gizi

Malnutrisi didefinisikan sebagai kekurangan makanan, kelebihan makanan, atau ketidakseimbangan zat gizi dan menu makanan. Kondisi tersebut menyebabkan ketiakmampuan fisik untuk mencerna zat gizi sehingga dapat menimbulkan penyakit. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh malnutrisi dan defisiensi gizi, sahabat-sahabt bias melihat pada table berikut.

Tabel Penyakit Akibat malnutrisi dan Defisiensi Gizi – sumber: Biologi 2012

Demikianlah materi tentang sistem pencernaan, tentunya sahabt-sahabat sudah dapat menjelaskan hubugan antara makanan, sistem pencernaan, dan kesehatan tubuh. Sahabat-sahabt juga bisa menjelaskan berbagai jenis makanan, proses pencernaan di dalam tubuh, dan pengaruh makanan bagi tubuh.

Sistem pencernaan merupakan pintu pertama masuknya sumber energi ke dalam tubuh. Makanan yang sehat tentu akan membawa dampak yang baik bagi kesehatan. Sebaliknya, makanan yang tidak sehat akan berakibat buruk bagi tubuh. Dengan demikian, kita perlu memperhatikan apa yang kita makan setiap harinya karena makanan tersebut menentukan kesehatan kita.

Rangkuman – Materi Sistem Pencernaan

Rangkuman dari materi system pencernaan adalah sebagai berikut.

  1. Semua makhluk hidup membutuhkan makanan untuk berbagai kegiatan hidup.
  2. Menu makanan seimbang terdiri atas enam kelompok makanan utama, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air dalam proporsi yang tepat
  3. Sistem pencernaan tersusun dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
  4. Proses perolehan nutrisi melibatkan tahapan berikut, yaitu proses penelanan, pencernaan, penyerapan, asimilasi, dan proses pengeluaran ( buang air)
  5. Gigi merupakan struktur keras yang terdapat pada rongga mulut untuk melakukan fungsi khusus, seperti memegang makanan atau mangsa, atau mencabik daging atau memecah partikel makanan dan melumatnya.
  6. Saluran pencernaan tersusun dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus dan usus besar.
  7. Terdapat sejumlah kelenjar pencernaan yang berhubungan dengan saluran pencernaan, yaitu kelenjar air liur, hati, dan pankreas.
  8. Pencernaan dilakukan oleh kerja berbagai enzim yang disekresikan oleh kelenjar yang berbeda.
  9. Hati merupakan kelenjar terbesar pada tubuh yang mengekskresikan empedu untuk emulsifikasi lemak.
  10. Penyakit defisiensi disebabkan oleh kekurangan gizi.
  11. Kwashiorkor disebabkan oleh kekurangan konsumsi protein yang parah.
  12. Defisiensi karbohidrat dan protein pada makanan menyebabkan timbulnya penyakit marasmus.
  13. Penyakit seperti obesitas dan ateroma (pengendapan kolesterol pada dinding arteri) terjadi karena kelebihan gizi.

Demikianlah artikel tentang Gangguan Pencernaan Pada Sistem Pencernaan Manusia. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua dan dapat menambah wawasan kita tentang gangguan pencernaan pada manusia. Sampai bertemu di artikel dibidang Biologi selanjutnya. Salam sukses…

Baca Juga :