IPS Kelas IX | Negara Maju dan Negara Berkembang

Posted on

Negara Maju dan Negara Berkembang – Di antara ciri negara berkembang adalah sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani. Dalam melakukan profesi sebagai petani alat-alat yang digunakan masih menggunakan alat tradisional dan mengandalkan kekuatan manusia dan hewan.

Apakah negara-negara yang sudah maju tidak mengenal pertanian? Tentu saja, negara-negara industri masih mengakui pertanian, meski hanya sebagian kecil. Perbedaannya, terletak pada peralatan dan teknologi yang digunakan. Pertanian di negara yang maju menggunakan peralatan modern seperti traktor untuk mengelola lahan.

Negara Maju dan Berkembang

Pengertian Negara Maju dan Berkembang

Dalam konteks ekonomi internasional “negara maju” dan “negara berkembang”. Kedua istilah tersebut adalah klasifikasi negara di dunia  berdasarkan kesejahteraan atau kualitas hidup penduduknya.

Negara maju adalah negara yang kesejahteraan dan kualitas hidup penduduknya tinggi. Negara berkembang, sebaliknya, adalah negara dengan kemakmuran penduduknya sedang, kualitas hidup sedang, atau dalam berkembangan.

Negara-negara yang tergolong negara yang maju (negara industri) terletak di Benua Eropa, terutama di kawasan Eropa Barat dan di Amerika (Utara), misalnya di Belanda, Inggris, Amerika Serikat dan lain-lain.

Sedangkan yang diklasifikasikan sebagai negara berkembang becada di benua Asia, Afrika dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa negara yang sudah maju (industri) seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.

Tolak ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara yang maju atau negara berkembang sebagai berikut.

Pendapatan Perkapita

Suatu negara dianggap kaya jika penduduknya memiliki pendapatan perkapita yang tinggi. Namun, pendapatan perkapita yang tinggi bukanlah penentu kemakmuran suatu negara.

Negara itu mungkin berpenghasilan tinggi, tetapi jika terjadi perang saudara di negara itu, itu tidak dianggap sebagai negara kaya. Karena dengan adanya Perang Saudara menyebabkan banyak penderitaan, kematian dan ketidakamanan.

Jumlah Penduduk Miskin

Kesejahteraan masyarakat di suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan. Sebuah negara dianggap makmur jika hanya sedikit orang yang hidup dalam kemiskinan. Dan sebaliknya jika jumlah orang miskin baanvak maka negara tersebut masih dalam klasifikasi negara berkembang.

Tingkat Pengangguran

Salah satu ciri yang membedakan negara yang maju dan berkembang adalah tingkat pengangguran. Di negara yang maju, tingkat pengangguran umumnya rendah. Di sisi lain, tingkat pengangguran biasanya tinggi di negara berkembang.

Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan

Di negara yang sudah maju, angka kematian bayi dan ibu melahirkan umumnya rendah. Ini karena masyarakat mampu membeli sembako yang bergizi, serta mampu memperoleh pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang memadai.

Di sisi lain, angka kematian bayi dan ibu melahirkan di negara berkembang relatif tinggi. Pasalnya, penduduk tidak mampu membeli makanan bergizi, pelayanan kesehatan dan obat-obatan yang memadai karena pendapatan mereka rendah.

Angka Melek Huruf

Angka melek huruf menunjukkan jumlah orang yang bisa membaca dan menulis. Suatu negara, dikatakan maju ketika tingkat melek huruf tinggi atau tingkat buta huruf rendah.

Selain 5 indikator tersebut di atas, terdapat pula beberapa indikator yang membedakan antara negara yang sudah maju (industri) dan negara berkembang. Indikatornya adalah: tingkat pendidikan, harapan hidup, pengeluaran kesehatan dan lain-lain.

Ciri-Ciri Negara Maju dan Berkembang

Negara dapat dibagi menjadi negara yang maju atau negara berkembang. Dasar pembedaan tersebut antara lain adalah pendapatan perkapita rata-rata nasional dan penguasaan teknologi.

Ciri-ciri negara yang sudah maju antara lain adalah:

  1. Pertanian, termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual dan diekspor.
  2. Kegiatan ekonomi menggunakan sarana dan prasarana modern.
  3. Mengembangkan iptek untuk mendukung pesatnya industrialisasi.
  4. Pendapatan rata-rata penduduknya tinggi.
  5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
  6. Sifat kemandirian masyarakat yang tinggi.
  7. Tidak bergantung pada alam.
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk yang rendah.
  9. Angka tingkat harapan hidup tinggi.
  10. Intensitas mobilitas tinggi.

Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut:

  1. Pertanian, termasuk peternakan dan perikanan, hanya memenuhi kebutuhan keluarga.
  2. Kegiatan masyarakat umumnya menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
  3. Perkembangan iptek bersifat empiris dan lambat.
  4. Pendapatan yang relatif rendah.
  5. Pendidikan populasi penduduknya rata-rata rendah.
  6. Penduduknya tidak terlalu mandiri.
  7. Sangat tergantung pada alam.
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi.
  9. Angka tingkat harapan hidup rendah.
  10. Mobilitas rendah.

Rangkuman Materi

Negara yang maju (industri) adalah negara yang kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakatnya tinggi. Negara berkembang adalah negara di mana penduduknya memiliki atau sedang berkembang dalam hal kesejahteraan dan kualitas hidupnya.

Tolak ukur atau indikator dalam klasifikasi sebagai negara yang maju atau berkembang adalah: jumlah penduduk miskin, angka pengangguran, angka kematian ibu dan anak serta angka melek huruf.

Ciri-ciri negara yang maju (industri) tersebut adalah sebagai berikut: penghasilan perkapita tinggi; pendidikan dan keterampilan tinggi; terlepas dari ketergantungan dengan alam.

Ciri-ciri negara berkembang adalah sebagai berikut: pendapatan perkapita relatif rendah; pendidikan dan keterampilan rata-rata rendah; dan sangat tergantung pada alam.

Baca Juga: