Pengukuran: Pengertian, Besaran Pokok dan Besaran Turunan, Sistem Internasional

Posted on

Pengertian Pengukuran

Apa yang dimaksud dengan pengukuran? Kegiatan apa yang dilakukan saat melakukan pengukuran? Agar berguna hasil pengukuran dibandingkan dengan satuan apa? 

Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan variabel terukur dengan alat pengukur yang digunakan sebagai satuan

Misalnya, kamu mengukur panjang meja dengan pulpen. Kegiatan ini berarti membandingkan panjang meja dengan panjang pulpen. Panjang pulpen digunakan sebagai satuan.

Apa yang dapat diukur dan dinyatakan secara numerik disebut kuantitas, dan perbandingan pengukuran disebut satuan. Satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil yang sama atau tetap untuk semua orang disebut satuan standar, dan satuan yang digunakan untuk melakukan pengukuran dengan hasil berbeda untuk orang yang berbeda disebut satuan non-standar.

NoPengukuranBesaranNilaiSatuan
1Panjang meja 1 meterPanjang1mater
2Massa beras 2,5 kilogramMassa2,5kilogram
3Waktu tempuh dari rumah ke sekolah 10 menitWaktu10menit
4Panjang papan tulis 15 pensilPanjang15pensil

Dari contoh di atas panjang, massa dan waktu disebut besaran, sedangkan untuk satuan meter, kilogram, dan menit disebut satuan baku. Untuk pensil disebut saturan tidak baku.

Besaran Pokok dan Besaran Turunan

Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya didefinisakan terlebih dahulu. Besaran Turunan adalah besaran yang satuannya diperoleh dari besaran pokok.

Besaran yang dapat diukur dan memiliki satuan disebut besaran Fisika. Misalnya panjang, massa, waktu, suhu dan lain-lain. Sedangkan besaran yang tidak dapat diukur dan tidak memiliki satuan, merupakan sesuatu yang tidak termasuk besaran fisika.

Contoh yang tidak termasuk besaran fisika adalah sedih, senang, kesetiaan dan lan-lain. Berdasarkan hasil konferensi umum tentang berat dan kuran ke-14 tahun 1971 satuan dalam SI ditşetapkan sebagai satuin besaran pokok di bawah ini.

No.BesaranSatuanSimbol
1.Panjangmeterm
2.Massakilogramkg
3.Waktusekons
4.Kuat arus listrikampereA
5.SuhukelvinK
6.Jumlah zatmolemol
7.Intensitas cahayakandelacd

Di dalam kamar mandi sekolah terdapat bak air yang terbentuk kubus, bagaimana kamu menentukan volume bak air tersebut? Besaran dan satina apakah yang digunakan?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, kamu dapat mengalikan panjang sisi-sisinya. Jika pengukuran kamu menggunakan meter sebagai satun panjang maka satuan besaran volume adalah merupakan satuan turunan. Contoh besaran turunan lain volume, luas, kecepatan, gaya, dan lain-lain.

Contoh Besaran Satuan
No BesaranSatuanSimbol
1.Volumem3
2.Luasm2
3.Kecepatanms-1
4.Gayakg ms-2N
5.…….…………
6.…….…………

Sistem Internasional

Dulu orang biasa menggunakan jengkal, hasta, depa, langkah sebagai alat ukur panjang. Ternyata hasil pengukuran yang dilakukan menghasilkan data berbeda-beda yang berakibat menyulitkan dalam pengukuran, karena jengkal orang satu dengan lainnya tidak sama. Oleh karena itu harus ditentukan dan ditetapkan satuan yang dapat berlaku secara umum.

Usaha para ilmuwan melalui berbagai pertemuan membuahkan hasil sistem satuan yang berlaku di negara manapun dengan pertimbangan satuan yang bak harus memiliki yarat-syarat sebagai berikut:

  1. satuan selalu tetap, artinya tidak mengalami perubahan karena pengaruh apapun, misalnya suhu, tekanan dan kelembaban.
  2. bersifat internasional, artinya dapat dipakai di seluruh negara.
  3. mudah ditiru bagi setiap orang yang akan menggunakannya.

Pada tahun 1960 diresmikan satu sistem satuan yang dapat dipakai diseluruh negara. Sistem ini disebut Sistem Internasional (SI).

Standar untuk Satuan Pokok Panjang

Satuan untuk satuan pokok panjang dalam SI adalah meter (m). Satu meter standar sama dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya dalam ruang hampa (vakum) pada selang waktu 1/299 792 458 sekon.

Satuan panjang dapat diturunkan dari satu meter standar yang telah ditentukan sebagai berikut:

a. 1 desimeter  (dm) = 0,1   m = 10-1
b. 1 sentimeter (cm) = 0,01 m = 10-2
c. 1 milimeter (mm) = 0,001 m = 10-3
d. 1 dekameter (mm) = 0,001 m = 101
e. 1 hektometer (mm) = 0,001 m = 102
f. 1 kilometer (mm) = 0,001 m = 103

Untuk memudahkan dalam melakukan konversi satu satuan SI besaran panjang ke sautant SI laina data digunakan tangga satuan besaran panjang di bawah ini.

tangga_satuan

Standar untuk Satuan Pokok Massa

Standar untuk satuin pokok massa dalam SI adalah kilogram (kg). Satu kilogram standar sama dengan massa sebkha silinder yang terbuat dari campuran platina-iridium. Massa standar disimpan di Sevres, Paris, Prancis. Massa satu kilogram standar mendekati massa 1 liter air murni pada suou 4°C. 

Massa adalah kuantitas yang terkandung dalam suatu benda.

Satuan massa data diturunkan dari satu kilogram standar yang telah ditentukan sebagai berikut:

a. 1 ton           = 1.000 kg       = 103 kg
b. 1 kuintal       = 100 kg         = 102 kg
c. 1 hektogram (hg)= 1 ons          = 0,1 kg = 10-1 kg
d. 1 dekagram (dag)= 0,01 kg        = 10-2 kg
e. 1 gram (g)      = 0,001 kg       = 10-3 kg
f. 1 miligram (mg) = 0,000001 kg    = 10-6 kg
g. 1 mikrogram (mg)= 0,000000001 kg = 10-9 kg

Agar memudahkan dalam melakukan konversi satu satuan SI besaran massa ke satuan SI lainya dapat kita gunakan tangga satuan besaran massa di bawah ini.

Tangga satuan besaran massa

Standar untuk Satuan Pokok Waktu

Standar untuk satuin pokok waktu dalam SI adalah sekon (s). Satuan sekon standar Adalah waakte yang dipelukan oleh atom Cesium – 133 untuk bergetar sebanyák 9.192.631.770 kali.

Dalam selang waktu 300 tahun hasil pengukuran dengan menggunakan jam atom ini tidak akan bergeser lebih dari satu sekon. Satuan waktu lain yang biasanya dipakai dalam kehidupan sehari-hari antara lain: menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan abad.

1 menit  = 60 sekon
1 jam = 60 menit = 360 sekon
1 hari = 24 jam = 1.440 menit = 86.400 sekon

Sumber: guruberbagi.kemdikbud.go.id

Demikianlah penjelasan mengenai Pengukuran dengan pokok bahasan Pengertian Pengukuran, Besaran Pokok dan Besaran Turunan, Sistem Internasional. Semoga bermanfaat. 

Baca Juga: