Jenis Kata

Posted on

Jenis Kata – Di dalam Bahasa Indonesia kata merupakan bagian terkecil yang dapat berdiri sendiri. (baca: Morfem dan Kata). Beberapa pendapat penjenisan kata menurut para ahli bahasa. Yuk!  disimak penjelasan di bawah ini.

Jenis Kata

Pengertian Jenis Kata

Jenis kata atau kelas kata adalah merupakan pengelompokan kata menurut sifat kata tersebut dalam kalimat. Kata-kata yang menunjukkan sifat atau perangai yang sama dalam kalimat termasuk satu jenis kata.

Misalnya:

Ia sedang mandi.
Ia sedang membaca.
Ia sedang belajar.

Kata mandi, membaca, belalar memiliki sıfat yang sama dalam kalimat terbukti dapat dipasangkan secara paralel. Karena itu mandi, membaca, belajar, termasuk berjenis kata yang sama.

Saya mencari buku.
Ia membeli majalah.
Engkau mengambil kapur.
Mereka membeli makanan. 

Kata saya, ia, engkau, mereka termasuk satu jenis kata yang sama. Kata mencari, membeli, mengambil termasuk berjenis kata sama. Dan kata buku, majalah, kapur, makanan juga berjenis kata sama.

Macam-macam Penjenisan Kata

Pendapat para ahi tata bahasa mengenai penjenisan kata Bahasa Indonesia ini bermacam-macam.

Ada yang berpendapat kata dalam Bahasa Indonesia memiliki 10 penjenisan kata, ada yang menjeniskan menjadi 9 penjenisan kata, 8 penjenisan kata, 6 penjenisan kata, ada pula yang hanya 4 penjenisan kata.

Meskipun demikian banyak yang cenderung menyatakan sepuluh jenis kata.

Sepuluh penjenisan kata bermula dari pendapat Aristoteles. Pendapat tersebut diterapkan oleh C.A. Mees, Tardjan Hadiwidjaya, Sutarno dalam tata bahasa Indonesia.

Kesepuluh penjenisan kata tersebut adalah: kata benda; kata kerja; kata sifat; kata keterangan; kata ganti; kata bilangan; kata depan; kata sambung; kata sandang; dan kata seru.

Sembilan penjenisan kata merupakan penjenisan kata menurut Sutan Mihammad Zain. Pada dasarnya sama seperti sepuluh penjenisan kata, hanya tidak menggunakan kata sandang, sehingga hanya berjumlah sembilan penjenisan kata.

Delapan penjenisan kata adalah pendapat I.P. Pudjawijatna. Dalam pembagiannya tidak menggunakan kata sandang. Kata kerja dan kata keadaan dijadikan satu menjadi kata tambah, sehingga penjenisannya sebagai berikut:

Kata benda, kata tambah; kata keterangan; kata ganti; kata bilangan; kata depan; kata sambung; dan kata seru;

Enam penjenisan kata adalah penjenisan kata menurut Sutan Takdir Alisyahbana. Menurut beliau kata ganti termasuk dalam kata benda, kata keterangan dan kata bilangan masuk dalam kata sifat atau kata keadaan, sedangkan kata depan masuk kata sambung.

Empat penjenisan kata ini pendapat Gorys Keraf. Dalam penjenisannya ini kata ganti menjadi sub kata benda, kata bilangan menjadi sub kata sifat, kata kerja tetap, sedangkan kata-kata yang lain disatukan dalam kata tugas.

Adapun penjenisannya adalah: kata benda; kata kerja; kata sifat; dan kata tugas.

Latihan Soal

Tipe A

  1. Jenis kata adalah pengelompokan kata berdasarkan persamaan:
    a. Bentuk                         b. Fungsi
    c. Bentuk dan fungsi     d. Asal kata tersebut
  2. Penyusunan Tata Bahasa Indonesia yang menampilkan penjenisan kata menjadi 4 jenis adalah:
    a. Tardjan Hadiwidjaya             b. St. Moh. Zain
    c. Sutan Takdir Alisyahbana    d. Gorys Keraf

Tipe B

  1. Sebutkan sepuluh penjenisan kata Bahasa Indonesia!
  2. Selain penyusunan Tata Bahasa Indonesia, St. Takdir Ali Syahbana terkenal juga sebagai ………
  3. Buktikan bahwa kata-kata: pergi, tidur, belamra, termasuk satu jenis kata yang sama!

Baca Juga: