Perbedaan dan Hubungan Perubahan Sosial dan Budaya

Posted on

Perubahan Sosial Budaya | IPS Kelas IX – Masyarakat senantiasa mengalami perubahan, hal itu dikarenakan selama masyarakat memiliki kegiatan yang tidak akan berhenti sehingga perubahan dalam masyarakat juga berlangsung terus-menerus. Salah satu perubahan yang sering terjadi adalah bidang sosial budaya.

Perubahan Sosial Budaya

Pengertian Perubahan Sosial

Perubahan sosial ada diberbagai bidang dan sering disebut sebagai perubahan sosial budaya,  karena prosesnya dapat berlangsung secara bersamaan. Namun, terdapat perbedaan perubahan sosial dan budaya.

Ada yang berpendapat bahwa perubahan sosial dapat dimaknai sebagai transformasi sosial budaya dan kelembagaan yang merupakan hasil dari proses berkelanjutan yang meninggalkan kesan positif maupun negatif.

Perubahan sosial juga diartikan sebagai perubahan fungsi budaya dan perilaku manusia dalam masyarakat dari satu keadaan tertentu ke keadaan lain.

Berikut pengertian perubahan sosial yang dikemukaan oleh para ahli  sosiologi.

  1. Max Iver  berpendapat bahwa perubahan sosial berarti perubahan dalam hubungan sosial atau perubahan keseimbangan hubungan sosial (dalam buku A  Text Book of Sociology)
  2. Gillin  menyatakan bahwa perubahan sosial merupakan variasi cara-cara hidup yang telah diterima baik karena geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan baru dalam masyarakat (id.wikipedia.com)
  3. Kingsley Davis mengemukakan perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat (dalam buku Human Society).
  4. Bruce J. Cohen menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dalam organisasi sosial sehingga syarat dalam perubahan itu adalah sistem sosial, perubahan hidup dalam nilai sosial dan budaya masyarakat (dalam buku Sosiologi: suatu penghantar: terjemahan).
  5. Roucek  dan Warren  mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan dalam proses sosial atau dalam struktur masyarakat (dalam buku Sociology).
  6. Selo Sumardjan mengartikan perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat (dalam buku Perubahan Sosial di Yogyakarta).

Jadi,  dapat disimpulkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan struktur dan fungsi sosialnya. Oleh karena itu,  perubahan sosial berkaitan erat dengan perubahan kebudayaan dan sering kali perubahan sosial berkaitan erat dengan perubahan kebudayaan dan seringkali perubahan sosial yang berakibat pada perubahan budaya.

Perubahan Sosial Budaya

Apakah yang dimaksud dengan perubahan sosial budaya itu? Berikut ini pengertian perubahan sosial budaya dari beberapa tokoh.

  1. Max Weber berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur (dalam buku Sociological Writing).
  2. W. Konrblum berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama (dalam buku Sociology in Changing World).

Hubungan Perubahan Sosial dan Budaya

Perubahan sosial dan budaya memiliki keterkaitan yang sangat erat sekali. Suatu perubahan sosial di masyarakat pastilah akan memberikan pengaruh terjadinya perubahan budaya. Perubahan kebudayaan mencakup semua bagian yang sama yaitu kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi filsafat dan lain sebagainya.

Bagian dari budaya tersebut tidak dapat lepas dari kehidupan sosial manusia dalam masyarakat. Tidak mudah menentukan garis pemisah antara perubahan sosial dan budaya. Tidak ada masyarakat yang tidak memiliki kebudayaan.

Sebaliknya, tidak mungkin ada kebudayaan yang tidak terjelmah dalam masyarakat. Dengan kata lain, perubahan sosial dan budaya memiliki satu aspek yang sama, yaitu kedua-duanya bersangkut paut dengan suatu penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan tentang cara suatu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.

Perbedaan Antara Perubahan Sosial dan Budaya

Meskipun perubahan sosial dan budaya memiliki hubungan atau keterkaitan yang erat namun keduanya juga memiliki perbedaan.  Perbedaan antara perubahan sosial dan budaya dapat dilihat dari arahnya.

Perubahan sosial merupakan perubahan dalam segi struktur dan hubungan sosial, sedangkan perubahan budaya merupakan perubahan dalam segi budaya masyarakat.

Perubahan sosial terjadi dalam segi distribusi kelompok umur, jenjang pendidikan dan tingkat kelahiran penduduk.  Sedangkan perubahan budaya meliputi penemuan dan penyebaran masyarakat,  perubahan konsep nilai susila dan moralitas, bentuk seni baru dan kesetaraan gender.

Terkadang perubahan sosial dan budaya mengalami tumpang tindih. Sebagai contoh, saat ini masyarakat menginginkan adanya kesamaan gender  berhubungan dengan perubahan seperangkat norma budaya dan fungsi peran kaum laki-laki dan perempuan secara sosial.

Untuk mengatasi ketumpang tindihan tersebut maka sering kita gunakan istilah perubahan sosial budaya untuk mencakup kedua perubahan tersebut.

Dengan demikian,  suatu perubahan dikatakan sebagai perubahan sosial budaya  apabila memiliki karakteristik sebagai berikut.

  1. Tidak ada masyarakat yang berkembangnya berhenti, karena setiap masyarakat mengalami perubahan secara cepat ataupun lambat.
  2. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan akan diikuti perubahan pada lembaga sosial yang ada.
  3. Perubahan yang berlangsung cepat biasanya akan mengakibatkan kekacauan sementara karena orang akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.
  4. Suatu Perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau spritual saja karena keduanya saling berkaitan.

Baca Juga: